Perkenalkan Budidaya Ikan sejak usia Dini, upaya penumbuhan cinta produk perikanan

Sendawar, diskan.kutaibaratkab.go.id. – Peluang usaha perikanan di kabupaten Kutai Barat semakin besar, serta giat dilakukan oleh warga masyarakat.  Dengan memanfaatkan kondisi lahan yang ada masyarakat memanfaatkan berbagai teknologi sederhana untuk berbudidaya ikan.  Kolam terpal menjadi salah satu pilihan warga yang paling banyak dilakukan mengingat harganya yang terjangkau serta tidak memerlukan teknologi yang rumit untuk memasangnya.

Anak-anak tengah mendengarkan penjelasan dari Insrtuktur dari Dinas Perikanan, tentang pembuatan media bioflok

Mengingat bahwa kebutuhan protein hewani khususnya ikan semakin meningkat sejalan dengan pertumbuhan penduduk dan meningkatnya perekonomian masyarakat di Kutai Barat maka tidak berlebihan jika usaha perikanan ini semakin dilirik oleh masyarakat.  Kegiatan usaha perikanan tidak hanya dilakukan oleh masyarakat secara perseoranngan maupun kelompok, namun juga telah merambah kedunia pendidikan dan keagamaan.

Anak-anak melakukan persiapan bahan-bahan pembuatan media bioflok

Pendeta Sudaryono Gembala Sidang GPMII beringin telah melakukan kegiatan pemeliharaan ikan di jemaatnya sejak beberapa tahun belakangan ini.  Dengan pengetahuan yang masih minim, dengan beberapa unit kolam beton yang dibangunnya telah berhasil mengembangkan usaha ikan lele. “Saya tertarik untuk mencoba usaha ini, mengingat bahwa kebutuhan masyarakat Kutai Barat terhadap ikan cukup besar, apalagi dengan perkembangan penduduk dan perkembangan pembangunan di Kutai Barat yang maju pesat, saya yakin usaha ini bisa berkembang ke depan” ujarnya.  Gembala Jemaat sekaligus pengelola Pusat Pengembangan Anak (PPA Beringin, Kampung Sekolaq Darat) ini juga memasukan materi perikanan dalam kegiatan belajar anak-anak. Dengan melakukan komunikasi dan diskusi pihak Dinas Perikanan Kabupaten Kutai Barat kegiatan usaha perikanan ini diharapkan dapat berjalan.  Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Kutai Barat Dr. Ir. S.A. Samson, M.Si., M.Sc, melalui Kepala Bidang Pemberdayaan Nelayan Dan Pembudidaya Ikan, Jakaria, S.Pi telah melakukan langkah-langkah awal agar kegiatan tersebut dapat berjalan.

 

Anak-anak dan intruktur dari Dinas Perikanan melihat salah satu kolam terpal calon media pemeliharaan ikan nila

Diawali dengan pengenalan singkat pentingnya konsumsi ikan bagi anak-anak usia dini, juga dilakukan pengenalan terhadap hal-hal teknis terkait budidaya ikan dalam kolam terpal.  Bertempat di Pusat pengembangan Anak (PPA Beringin, Kampung Sekolaq Darat) telah dilakukan persiapan awal media budidaya dengan menggunakan teknologi Bioflok bersama anak-anak didik. Dari empat unit kolam terpal bundar yang ada maka akan dimanfaatkan sebanyak 1 (satu) unit untuk kolam bioflok lele, sedangkan empat unit yang lainnya untuk pemeliharaan ikan nila.  Direncanakan bahwa penebaran benih ikan akan dilakukan setelah kolam bioflok siap, dan anak-anak diberikan tugas untuk mencatata setiap perubahan yang terjadi pada media yang telah disiapkan sebelumnya. (jack/07/10/2019).

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *