Bukti Keseriusan dan Kerja Keras, Kelompok Pembudidaya Ikan Agape Sejahtera Panen Perdana

diskan.kutaibaratkab.go.id – Sendawar, keseriusan Kelompok Pembudidaya Ikan Agape Sejahtera, Kampung Muara Tae Kecamatan Jempang akhirnya membuahkan hasil.  Hal ini terbukti dengan diselenggarakannya acara panen perdana ikan nila bantuan Pemerintah Kabupaten Kutai Barat Tahun Anggaran 2020.

Panen ikan Nila yang dipelihara oleh anggota Kelompok Agape sejahtera Kampung Muara Tae Kecamatan Jempang

Dengan mengambil tempat di area kolam kelompok yang terletak di pinggir jalan Poros Sendawar-Samarinda pada hari senin (29/3), kegiatan yang digagas oleh kelompok Agape ini dihadiri oleh Dinas Perikanan, Penyuluh Pertanian Balai Penyuluh Pertanian Lapangan Kecamatan Jempang, Tokoh Masayarakat, dan anggota kelompok berlangsung meriah.  Pemerintah Kabupaten Kutai Barat melalui Dinas Perikanan terus melakukan dukungan bagi para pelaku usaha perikanan, berupa bantuan benih, pakan, dan sarana budidaya ikan.  Sunoko, selaku Ketua Kelompok Agape Sejahtera dalam sambutannya menuturkan bahwa aktifitas kelompok telah lama dilakukan, melalui bimbingan dari para penyuluh dan bimbingan teknis dari Dinas Perikanan.  “Kami telah menerima bantuan benih, pakan, dan sarana budidaya ikan di tahun 2020 lalu, dan hari ini kami ingin menunjukkan ksesungguhan kami dalam memelihara ikan dengan panen perdana kelompok” ujar Sunoko.

Satu diantara kolam milik Kelompok Agape Sejahtera

Dalam sambutannya Sunoko berharap agar pemerintah dapat memberikan bimbingan teknis, serta bantuan dalam hal sarana budidaya ikan dan sampai kepada proses pemasarannya.  Santi seorang Tokoh warga kampung Muara Tae berharap agar Dinas Perikanan dapat memberikan bimbingan bagi pembentukan kelompok baru, serta memberikan bimbingan bagi kelompok yang lama agar dapat berkembang usahanya, terutama dalam hal pemasaran hasil. Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Kutai Barat, S.A. Samson dalam sambutan dan arahannya menyampaikan penghargaan kepada Kelompok Pembudidaya Ikan Agape Sejahtera yang telah mengelola bantuan pemerintah dengan baik.

Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Kutai Barat, saat memberikan penjelasan terkjait komoditi ikan nila yang dipanen

“Saya berharap agar usaha budidaya ikan ini menerapkan prinsip keberlanjutan, yaitu dengan mengelola benih, pemberian pakan, kontrol kondisi air serta hama pengganggu, serta hasil panen agar disisihkan untuk modal pembelian benih maupun pakan” ujar Samson.  Terkait akses pasar agar kelompok dapat melihat celah atau ceruk pasar, seperti rumah-rumah makan, serta perusahaan terdekat, selain itu bisa dipasarkan dengan melihat minat atau hobi seperti aktifitas memancing.  Selanjutnya kegiatan dilanjutkan dengan kegiatan panen perdana dan makan bersama seluruh hadirin yang hadir. (jack/08/04/2021)

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *