Herinandes, Pionir Usaha Ikan di Kecamatan Bentian

Sendawar,  diskan.kutaibaratkab.go.id. – Geliat usaha perikanan di Kabupaten Kutai Barat nampaknya semakin gencar dilakukan di Kutai Barat seiring dengan tingginya minat untuk mengkonsumsi ikan sebagai lauk.  Data yang diperoleh hingga tahun 2018 angka konsumsi masyarakat Kabupaten Kutai Barat mencapai 38 kg/kapita/tahun pada 2018.  Produksi perikanan di Kabupaten Kutai Barat selama ini di pasok oleh sentra-sentra Usaha Perikanan yang tersebar di beberapa kecamatan utama diantaranya di Kecamatan, Penyinggahan, Jempang, Muara Pahu, Mook Manor Bulatn, serta Tering dengan usaha budidaya maupun usaha penangkapan ikan.

Namun hal ini tidak berarti daerah lain di Kabupaten Kutai Barat tidak melakukan usaha ini.  Hal ini terlihat dari kunjungan diskan.kutaibaratkab.go.id bersama Tim monitoring Bagian SDA Sekretariat Kabupaten Kutai Barat pada kamis (2/5/2019) ke Kecamatan Bentian Kabupaten Kutai Barat.  Usaha perikanan yang dilakukan dengan memanfaatkan rawa yang dijadikan kola mini, telah memberikan keuntungan bagi pemiliknya yang telah merintis usahanya semenjak tahun 2008.

“Usaha ini saya rintis sejak tahun 2008, dengan menggunakan peralatan manual saya membersihkan kawasan rawa ini, dan membuat pematang untuk kolam, hingga saat ini telah ada beberapa unit kolam yang bisa kita lihat di sini” ujar Herinandes sang pemilik usaha perikanan yang terletak di jalan trans Kaltim-Kalteng di Kecamatan Bentian ini.  Menurut Herinandes awalnya hanya coba-coba saja untuk memulai usaha ini, dengan berbekal pengetahuan seadanya yang diperoleh dari beberapa teman.

Kendala utama yang dihadapi oleh Herinandes adalah pakan ikan dan bibit, yang harus didatangkan dari luar paparnya.  Ketika disinggung mengenai keterlibatan pihak lain dalam usahanya, ia mengakui bahwa selama ini telah dibantu oleh pihak PT. Trubaindo Coal Mining melalui program CSR (Corporate Social Responsibility).  Kepada Pemerintah Kabupaten Kutai Barat melalui Dinas Perikanan Herinandes berharap agar dapat diberikan pengetahun mengenai teknis budidaya dan pembenihan ikan.  Kepala Dinas Perikanan Dr. Ir. S.A. Samson, M.Si., M.Sc., melalui Kepala Bidang Pemberdayaan Nelayan dan Pembudidaya Perikanan Jakaria, S.Pi. menyampaikan bahwa pemerintah Kabupaten Kutai Barat memberikan dukungan kepada warga masyarakat melalui penyampaian informasi teknis seputar usaha perikanan, sedangkan untuk dukungan berupa sarana berupa peralatan harus bersabar mengingat terbatasnya anggaran yang ada, dan berharap agar petani bisa memanfaatkan secara maksimal program CSR dari Perusahaan yang ada di daerah usaha perikanannya.  Unit usaha yang dimiliki oleh Herinandes memang telah memenuhi syarat utama untuk usaha budidaya karena memiliki air yang tersedia sepanjang tahun, dengan membudidayakan ikan nila sebagai ikan utama, namun juga tidak tertutup kemungkinan untuk budidaya ikan lain seperti ikan jelawat. (jack/03/05/2019).

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *