Ikan Savan/Tebelaq, Komoditas Perikanan Bernilai Ekonomi Tinggi

diskan.kutaibaratkab.go.id, Sendawar.  Sekilas ikan ini tampak seperti ikan jelawat yang memang hidup di perairan umum daratan seperti sungai, danau, serta anak-anak sungai.  Namun jika lebih teliti lagi melihat maka tampaklah perbedaan yang mencolok, baik dari warna tubuh, corak sisik serta postur tubuh yang memang jauh berbeda dengan ikan jelawat.  Itulah Ikan Savan atau Tebelaq dengan nama ilmiah Tor tambroides bleeker.

Ikan savan/tebelaq (Tor tambroides bleeker)

Ikan yang diyakini sebagi ikan keramat ini biasa hidup di daerah anak sungai yang memiliki dasar berbatu, dan berarus deras dengan kekeruhan rendah.  Sumber makanannya adalah buah-buahan kayu yang jatuh di sepanjang tepi sungai habitat hidupnya.  Menurut warga masyarakat yang pernah menangkap ikan ini bobot tubuhnya bisa mecapai 90 kg.  Ikan yang terkenal lincah dan dan gesit pergerakannya ini biasa hidup di beberapa anak sungai, tetapi setelah besar mereka bermigrasi menuju ke sungai Mahakam.  Dari pengalaman penulis ketika melakukan ekspedisi pencarian ikan ini, terlihat bahwa ikan betina memiliki postur yang lebih besar jika dibandingkan dengan ikan jantan.  Ikan Savan/Tebelaq (Tor tambroides bleeker) ini diharapkan dapat menjadi sebuah komoditi perikanan dengan nilai ekonomis tinggi, mengingat ikan ini memiliki cita rasa yang khas.  Menurut Haryono (Puslitbang LIPI, dalam “Tambra, ikan Kancra dari pegunungan Muller”, http://lipi.go.id/berita/tambra-ikan-kancra-dari-pegunungan-muller/845) Ikan ini dapat mencapai ukuran puluhan kilogram dengan nilai ekonomis tinggi, karena rasa dagingnya yang enak. Bahkan oleh negeri tetangga seperti Malaysia, ikan ini dihargai sampai ratusan ribu rupiah perkilogram.

Anak sungai berbatu sebagai habitat hidup ikan savan/tebelaq

Sehingga sangatlah memungkinkan jika Pemerintah Kabupaten Kutai Barat melalui Dinas Perikanan melakukan langkah penting dalam mendukung upaya menjadikan ikan ini sebagai komoditi yang sanggup menjadi komoditas primadona Kutai Barat.  Menurut informasi yang dihimpun dari berbagai sumber, ikan ini dapat ditemui dibeberapa anak sungai di Kecamatan Nyuatan, Tering dan Long Iram. (jack/09102020)

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *