Kolaborasi PT. TSA dan Dinas Perikanan Kutai Barat Laksanakan Penyuluhan Perikanan

Sendawar. Diskan.kutaibaratkab.go.id-Kelompok Tani Pembudidaya Ikan kampung Muara Bunyut Kabupaten Kutai Barat mendapat diberikan penyuluhan teknis terkait budidaya ikan air tawar oleh Dinas Perikanan Kabupaten Kutai Barat pada hari kamis (31/01/2019). Bertempat di BPU Kampung Muara Bunyut Kecamatan Melak Kabupaten Kutai Barat. Pihak PT. TSA (Teguh Sinar Abadi) melalui Community Development Section Azis Muslimin menyampaikan harapannya agar penyuluhan ini dapat memberikan manfaat positif bagi anggota kelompok, sehingga usaha budidaya ikan yang dilakukan dapat berjalan dengan baik dengan bekal ilmu yang diberikan, sehingga mampu mendongkrak perekonomian keluarga. Selain itu Azis Muslimin berharap agar para peserta penyuluhan benar-benar dapat menyimak materi yang diberikan oleh pihak Dinas. Sementara itu, petinggi Kampung Muara Bunyut, Atun menyampaikan bahwa kampung Muara Bunyut memiliki potensi yang cukup besar untuk dikembangkan menjadi daerah budidaya ikan karena terletak di Daerah Aliran Sungai Mahakam, serta memiliki sungai yang kaya akan beragam jenis ikan. Ia berharap agar pihak Dinas dapat memberikan pelatihan berupa pengetahuan teknis budidaya ikan, mengingat selama ini masyarakat hanya mengandalkan perikanan tangkap. Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Kutai Barat Dr. Ir. S. Alexander Samson, M.Si., M.Sc. dalam pemaparannya menyampaikan pentingnya perencanaan untuk memulai kegiatan budidaya ikan yang antara lain : penentuan jenis perairan yang akan dimanfaatkan untuk kegiatan budidaya ikan seperti perairan yang memiliki air yang mengalir atau tergenang, disamping itu factor debit air termasuk jenis ikan yang akan dibudidayakan juga perlu mendapat perhatian. “Ikan yang akan dibudidayakan sebaiknya dipilih ikan-ikan yang cocok dan mudah beradaptasi dengan lingkungan seperti ikan-ikan local, misalnya patin, baung, jelawat dan lais, serta juga mempertimbangkan pangsa pasar dan nilai ekonomisnya” Ujar Pak Samson. Disamping itu pula perlu diperhatikan oleh para pelaku budidaya adalah perkembangan teknologi budidaya yang semakin maju, sehingga dapat dipilih teknologi yang sederhana tetapi memiliki dampak besar bagi produktivitas. Disamping itu pula perlu pengetahuan pembudidaya untuk meningkatkan nilai tambah produk perikanan yang dihasilkan seperti ikan presto, empek-empek, dan lainnya. Dalam kegiatan tersebut Kepala Bidang pemberdayaan Nelayan Dan Pembudidaya Perikanan, Jakaria, S.Pi. menyampaikan materi spesifik berupa Budidaya Ikan dalam Keramba menekankan kepada peserta penyuluhan untuk dapat secara lebih seksama melakukan kegiatan budidaya terutama mengenai penanganan benih saat penebaran, proses pemberian pakan, serta identifikasi awal jika ada serangan penyakit. Yohanes Sumpit salah satu anggota Kelompokn Tani Semuyun Kampung Muara Bunyut menyampaikan harapannya agar kegiatan semacam ini dapat dilaksanakan secara terus menerus mengingat bahwa untuk kegiatan budidaya ikan nila dalam keramba ini merupakan hal baru, sekalipun kelompok ini telah berdiri sejak tahun 2015. Penyuluhan bertema “ Melalui Penyuluhan Ini Kita Tingkatkan Sumber Daya Anggota Kelompok Tani, Agar Menjadi Petani Yang Memiliki Wawasan Dan Motivasi Dalam Upaya Meningkatkatkan Taraf Hidup Menuju Hari Esok Y.ang Lebih Baik” diakhiri dengan foto bersama.(jack 31/01/2019)

You May Also Like

2 thoughts on “Kolaborasi PT. TSA dan Dinas Perikanan Kutai Barat Laksanakan Penyuluhan Perikanan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *