Pak Moko, Pembudidaya Ikan, Usaha Skala Rumah Tangga penopang ekonomi keluarga

Sendawar, diskan.kutaibaratkab.go.id. – Usaha budidaya perikanan semakin mudah dilakukan sekalipun dilakukan oleh orang awam.  Hal ini dimungkinkan dengan perkembangan teknik budidaya ikan yang semakin maju.  Inovasi yang dilakukan oleh pembudidaya menyebabkan kegiatan budidaya ikan semakin mudah dilakukan.  Dengan memanfaatkan daya dukung minimal para pembudidaya mampu memaksimalkan hasil budidayanya, apa yang dulu tidak mungkin dilakukan kini dapat dilakukan.  Semisal contoh di daerah yang miskin sumber air, dan lahan sempit para pembudidaya mampu melakukan inovasi berupa pemanfaatan Kolam terpal sebagi wadah pemeliharaan, dan memilih komoditas ikan yang cocok untuk kondisi air kolam yang ekstrim.  Hal semacam inilah yang dilakukan oleh pak Moko yang berdomisili di kampung Sekolaq Joleq Kecamatan Sekolaq Darat dengan melakukan kegiatan pemeliharaan ikan lele dan ikan nila pada unit kolam terpalnya.  Berbekal kemauan keras untuk memiliki usaha budidaya ikan meskipun masih dalam skala kecil, ia telah merasakan manfaat dari usaha yang digelutinya selama beberapa tahun ini.  “Saya sudah merasakan bagaimana hasil dari ikan yang saya pelihara ini, baik untuk konsumsi sendiri bahkan jika saya perlu uang, saya tinggal jual saja ke para pembeli” ujarnya kepada awak media ini (Kamis, 13-06-2019).  Meskipun hanya memiliki dua unit kolam terpal ia telah merasakan manfaat langsung dari usahanya ini. “Kalau untuk keperluan makan sudah lebih dari cukup pak” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut ia berharap agar pemerintah dapat membantu untuk penyiapan bibit, dan pakan karena biayanya cukup besar pungkasnya.  Pemerintah Kabupten Kutai Barat melalui Dinas Perikanan memang gencar melakukan upaya-upaya terkait peningkatan produksi perikanan melalui kegiatan budidaya ikan, hal ini terlihat dari program yang disediakan oleh Pemerintah melalui bantuan benih ikan, pakan, dan sarana budidaya ikan setiap tahunnya.  Sehingga masyarakat yang memang memiliki aktifitas budidaya ikan seperti Pak Moko memiliki kesempatan untuk mendapatkan kegiatan ini.  Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Kutai Barat Dr. Ir. S.A. Samson, M.Si., M.Sc., melalui Kepala Bidang Pemberdayaan Nelayan dan Pembudidaya Perikanan Jakaria, S.Pi menyebutkan bahwa untuk mendapatkan bantuan kegiataan dari Pemerintah, para pemohon harus lolos seleksi dengan Kriteria-kriteria yang ditetapkan oleh Dinas Perikanan. “Untuk mendapatkan bantuan kegiatan dari Pemerintah maka pemohon harus mengajukan proposal kepada Pemerintah Kabupaten Kutai Barat Cq. Dinas Perikanan, dan paling tidak telah melakukan kegiatan usahanya minimal dua tahun” ujar Jakaria.

Usaha budidaya ikan memang perlu ditingkatkan mengingat jumlah penduduk kabupaten Kutai Barat yang semakin meningkat, sehingga peluang usaha perikanan budidaya ini semakin besar.  (jack/13/06/2019).

You May Also Like

One thought on “Pak Moko, Pembudidaya Ikan, Usaha Skala Rumah Tangga penopang ekonomi keluarga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *