Penganekaragaman Olahan Ikan untuk Mendongkrak Produksi Olahan Ikan

Kutai Barat memiliki potensi perikanan yang sangat besar untuk dimanfaatkan secara optimal.  Keragaman ikan endemik yang besar merupakan peluang untuk dimanfaatkan secara optimal sehingga mampu membuka peluang usaha di sector ini.Oleh karena itu penanganan dan pengolahan ikan perlu diusahakan secara optimal, karena sebetulnya teknologi penanganan dan pengolahannya cukup sederhana dan tidak memerlukan modal yang besar dan peralatan yang canggih. Jika teknologi penanganan dan pengolahan ikan dapat dikembangkan dan diterapkan dengan baik, maka nilai tambah pada perekonomian masyarakat dapat tercapai.  Jenis ikan akan lebih bernilai ekonomis setelah mendapat penanganan lebih lanjut.

Suasana praktek pembuatan bahan dasar krupuk dan amplang ikan oleh para peserta pelatihan

Dinas Perikanan Kabupaten Kutai Barat melaksanakan Pelatihan Pengolahan Penganekaragaman Hasil Perikanan  khususnya ikan endemik lokal guna meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengolah hasil perikanan menjadi berbagai macam produk yang bernilai ekonomis tinggi. Diharapkan dengan adanya pelatihan ini terbentuklah iklim usaha baru di masyarakat yang nantinya dapat meningkatkan perekonomian mereka. Kegiatan Pelatihan Pengolahan Penganekaragaman Hasil Perikanan dilaksanakan pada hari Kamis 29 Agustus 2019 yang bertempat di Gedung BPU Kampung Jengan Danum Kecamatan Damai yang melibatkan pelaku usaha perikanan sebanyak 40 orang pengolah ikan Kabupaten Kutai Barat yang telah memiliki usaha dibidang perikanan.

Acara dibuka resmi oleh Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Kutai Barat, Dr. Ir. Sefanus Alexander Samson, M.Si., M.Sc., yang diwakili oleh Kepala Bidang Pemberdayaan Nelayan dan Pembudidaya Ikan, Jakaria, S.Pi. Dalam sambutannya menyampaikan bahwa penganekaragaman produk olahan hasil perikanan merupakan pengembangan produk hasil perikanan sehingga mampu memberikan nilai tambah, baik olahan tradisional maupun modern guna mengoptimalkan pemanfaatan produksi hasil perikanan.

“Pengembangan produk hasil perikanan bertujuan untuk memberikan alternatif pada masyarakat dalam mengkonsumi produk perikanan yang tentunya sesuai dengan selera masyarakat, aman dan sehat,” ungkapnya.

Proses penggorengan amplang berbahan baku ikan oleh peserta pelatihan

Menurut Jakaria, kegiatan ini merupakan salah satu upaya yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Kutai Barat untuk memberikan bekal pengetahuan dan ketrampilan dalam rangka meningkatkan taraf hidup masyarakat pelaku usaha perikanan, meningkatkan konsumsi ikan, dan meningkatkan produksi olahan di Kabupaten Kutai Barat.

Penyampaian materi pelatihan ileh Kepala Bidang Pemberdayaan Nelayaan dan Pembudidaya Perikanan

“Potensi perikanan di Kabupaten Kutai Barat sangat besar untuk dikembangkan. Sehingga diharapkan masyarakat bisa memanfaatkan sumber daya yang ada dengan sebaik-baiknya,” tegasnya.

Kepala Seksi Pembinaan Usaha dan Perikanan, Kristian Jul Frianto, menjelaskan. pelatihan  berlangsung selama 1 hari tersebut menambahkan, kegiatan pelatihan ini dimaksudkan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan bagi pengolah tentang produk olahan berbahan baku ikan. Dimana tujuannya meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan pelaku usaha, meningkatkan peluang usaha sekaligus peningkatan lapangan pekerjaan bagi masyarakat,” katanya. (Jack/30/08/2019).

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *