Peran CSR Di Sektor Perikanan Area Pesisir Sungai Kedang Pahu, Kecamatan Damai

diskan.kutaibaratkab.go.id. Sendawar, Kerupuk merupakan camilan yang selalu ada disaat makan. Apabila pada saat makan tidak ditemani dengan kerupuk maka akan terasa tidak lengkap. Kerupuk digemari masyarakat karena merupakan camilan yang mempunyai rasa gurih dan tekstur yang sangat renyah. Semua orang pasti menyukai olahan kerupuk mulai dari orang dewasa hingga anak-anak. Jenis dari camilan kerupuk sekarang ini sudah banyak sekali sehingga bagi masyarakat yang menyukai kerupuk bisa memilih camilan kerupuk yang paling disukai.

Produk hasil olahan berupa kerupuk ikan

Untuk mendapatkan camilan kerupuk sangat mudah, bahkan hampir dimasing-masing daerah mempunyai kerupuk khas dari masing-masing daerahnya. Dari banyaknya jenis kerupuk yang ada di sini membuktikan bahwa kerupuk  sebagai camilan yang bisa dijadikan peluang usaha yang sangat menjanjikan sekali. Mulai dari kebutuhan sehari-hari kerupuk harus tersedia dan bagi masyarakat yang menyukai kerupuk bahkan bisa menjadi camilan pokok yang tidak dipisahkan. Untuk menyantap makanan seperti soto, rawon dan makanan yang masih banyak lagi memang tidak lengkap jika tidak menyatap kerupuk. Kerupuk tidak hanya sebagai camilan pada saat makan saja namun berbagai olahan kerupuk juga bisa dijadikan hidangan pada acara tertentu misalnya saja pada acara nikah atau acara lebaran. Kerupuk sebagai camilan yang tidak bisa di pisahkan dari kehidupan masyarakat dengan hal ini banyak sekali masyarakat yang terjun untuk menjalankan usaha camilan kerupuk. Dari  aspek  ekonomi,  usaha  kerupuk  ikan  merupakan  bisnis  yang  sangat menguntungkan.

Proses Penjemuran kerupuk

Peluang  pasar  dalam  negeri  maupun  ekspor  untuk  komoditi  ini  masih  sangat terbuka. Hal ini dikarenakan kerupuk ikan merupakan konsumsi sehari-hari masyarakat sehingga permintaan  untuk  kerupuk  ikan  relatif  stabil  bahkan  cenderung  mengalami  kenaikan.  Selain mampu  meningkatkan  pendapatan  bagi  pengusaha,  usaha  ini  juga  mampu  membantu meningkatkan  pendapatan  penduduk  sekitar  yang  akhirnya  berpengaruh  pada  perekonomian daerah.  Dari  aspek  sosial,  usaha  kerupuk  ikan  mempunyai  dampak  sosial  yang  positif. Industri kecil rumah tangga ini mampu menyerap tenaga kerja dari lingkungan sekitar. Secara tidak langsung ini merupakan upaya penciptaan lapangan kerja yang mengurangi jumlah pengangguran di  suatu  wilayah.  Dilihat  dari  sisi  dampak  lingkungan,  usaha  kerupuk  ikan  tidak  menimbulkan pencemaran lingkungan. Limbah yang dihasilkan dari usaha ini hanyalah air sisa pembersihan yang tidak mengandung zat-zat kimia dan langsung meresap ke dalam tanah.

Kelompok Damai Mandiri

Menangkap peluang tersebut maka terbentuklah kelompok Pengolahan Kerupuk ikan Damai Mandiri, Kec. Damai yang beranggotakan 10 orang anggota dibawah binaan PT. Firman Ketaun Perkasa. Almidah  Sari, Ketua Kelompok menjelaskan bahwa satu kali produksi kelompok sampai 20 Kg dengan harga jual Rp. 130.000/kg,  selama ini kelompok memasarkan produk olahan kerupuk ikan belida  di sekitaran  Damai – Barong Tongkok secara online maupun off line, dan sudah memiliki pelanggan tetap di toko toko sekitar Damai dan Barong. Adapun kendala yang di hadapi oleh kelompok adalah  kekurangan bahan baku ikan, karena masih mengandalkan hasil tangkapan dari alam  ujarnya. Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Kutai Barat, S. A. Samson melalui Kepala Bidang Perikanan, Jakaria, memberikan apresiasi kepada pengusaha pertambangan di Kabupaten Kutai Barat yang turut memberikan dukungan kepada usaha masyarakat di sektor perikanan. “Keterbatasan jangkauan Pemerintah Kabupaten melalui Dinas Perikanan dalam memberikan pelayanan kepada pelaku usaha Perikanan, dapat diambil perannya oleh pelaku bisnis di Kutai Barat melalui program Corporate Social Responsibility. Sehingga Pemerintah dan Perusahaan dapat bersinergi dalam membina masyarakat pelaku usaha perikanan” ujar Jakaria.  Upaya peningkatan nilai tambah produk perikanan melalui usaha pengolahan terus dilakukan hingga mampu bersaing dengan produk-produk dari daerah lainnya. Untuk informasi dan pemesanan produk bisa menghubungi Almidah Sari (HP. 0852 5069 3166) dan Zaitun (HP. 0853 4939 1399).

Penulis : Mastuyah, editor : Jakaria.

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *