Purnomo Adi, pembenih ikan dari Barong Tongkok

Kolam permanen milik pak Purnomo Adi

Sendawar, diskan.kutaibaratkab.go.id.- Upaya peningkatan ekonomi masyarakat melalui pemanfaatan lahan melalui usaha perikanan di Kabupaten Kutai Barat semakin gencar dilakukan. Hal ini terlihat melalui aktifitas yang dilakukan oleh masyarakat Kecamatan Barong Tongkok. Adalah pak Purnomo Adi  yang memiliki beberapa unit kolam yang dijumpai oleh awak media ini di rumahnya di kawasan Jaras Kelurahan Barong Tongkok pada hari Jum’at (21-06-2019). Usaha yang telah dirintis selama beberapa tahun ini telah menunjukan manfaat bagi peningkatan ekonomi keluarganya. “dalam satu bulan saya menerima order benih ikan rata-rata mencapai tiga puluh ribu ekor, selain juga menjual ikan dalam ukuran konsumsi” papar pak Pur, sapaan akrabnya. Jika dihitung secara global maka hasil yang diterima dari penjualan benih saja mencapai 35 juta rupiah bruto.

Unit kolam terpal yang diisi dengan benih ikan lele sangkuriang milik Purnomo Adi

Sebuah peluang usaha yang menjanjikan asal memang ditekuni. Adapun jenis-jenis ikan yang dipelihara oleh pak Adi Purnomo antara lain ikan lele, ikan nila, ikan pepuyu, dan jenis ikan hias seperti koi. Ketika ditanya soal konsumen, ia menyebutkan masih memenuhi kebutuhan lokal masyarakat Kutai Barat dan ada juga orderan dari Kabupaten Mahakam Ulu. Dengan jenis ikan terbanyak yang dipesan adalah ikan lele, lalu menyusul ikan nila.  Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Kutai Dr. Ir. Stepanus Alexander Samson, M.Si., M.Sc., melalui Kepala Bidang Pemberdayaan Nelayan dan Pembudidayaan Perikanan, Jakaria, S.Pi menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Kutai Barat melalui Dinas Perikanan telah melakukan berbagai upaya untuk menumbuhkan usaha-usaha perikanan yang dilakukan oleh masyarakat, sehingga mampu memberikan dampak bagi peningkatan pendapatan. “Dinas perikanan telah memberikan bantuan stimulan dalam bentuk prasarana dan sarana budidaya maupun tangkap bagi para pembudidaya maupun nelayan, selain itu juga memberikan pelatihan atau pendidikan teknis kegiatan budidaya maupun pembenihan kepada kelompok masyarakat yang melakukan usaha perikanan” ujar Jakaria.

Kolam permanen milik Adi Purnomo yang ditebar benih ikan nila

Upaya peningkatan produksi perikanan di Kabupaten Kutai Barat memang gencar dilakukan pemerintah untuk bisa mencapai kenaikan produksi perikanan budidaya menjadi 1600 Ton. Usaha yang digeluti oleh pak Purnomo Adi tak luput dari perhatian pemerintah, hal ini dibuktikan dengan bantuan baik berupa prasarana Budidaya dan pembenihan maupun pendidikan teknis yang diberikan oleh Pemerintah melaui Dinas Perikanan Kabupaten Kutai Barat. (jack, 21-06-2019).

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *