Ragam Olahan Ikan Ala Kampung Kelumpang Kecamatan Mook Manaar Bulant

Mengembangkan berbagai varian produk untuk mencegah kejenuhan konsumen serta manfaatkan pemasaran 

iskan.kutaibaratkab.go.id.-Sendawar, Diversifikasi usaha, khususnya dalam olahan perikanan, dianggap wajib hukumnya. Begitulah prinsip Bu Syamsinah (35 Tahun) ketua Kelompok POKLASNAR (Kumpulan Pengolahan dan Pemasaran hasil Perikanan) yang beranggotakan 10 orang anggota pengolah ikan asal Kampung Kelumpang, Kecamatan Mook Manaar Bulant. Selain melatih kreativitas dan inovasi kelompok, Bu Syamsinah menilai diversifikasi produk adalah hal penting untuk mengatasi kejenuhan konsumen, sehingga kelompok pengolahan perikanan yang ada di Kampung Kelumpang berinisiatif untuk membuat olahan ikan berbahan baku ikan kendiaq.Selama ini ikan Kendiaq di anggap ikan dengan harga jual yang murah, sementara produksi ikan kendiaq bisa mencapai ton satu trip penangkapan.Untuk meningkatkan nilai tambah ikan Kendiaq dari segar menjadi produk olahan lain selain ikan asin sehingga ibu ibu kelompok POKLASNAR berinisiatif membuat olahan ikan berupa abon ikan dan kerupuk ikan berbahan baku ikan kendia sehingga bisa meningkatkan pendapatan keluarga dan menjadi produk olahan untuk oleh oleh khas Kutai Barat

Aktifitas pembuatan abon berbahan baku ikan kendia oleh kelompok di Kampung Kelumpang Kecamatan Mook Manor Bulatn

“kami  produksi kerupuk ikan Kendiaq tiap hari, rata – rata sebanyak 5 kilogram (kg) perhari,  sedangkan abon produksi tiap minggu  sebanyak 10 kilogram (Kg) ,” ungkap Syamsinah selaku Ketua Kelompok .

Produk Abon ikan kendia yang dipamerkan di berbagai even

Selama ini  pemasaran produk olahan perikanan sekitaran Melak dan Barong Tongkok melalui online, dititip di toko-toko, stand pameran dari setiap Dinas dan lembaga, serta baru baru ini ikut dalam Pameran di Tingkat Propinsi Kalimantan Timur.

 Bahan Baku Harus Segar

Bahan baku untuk produk olahannya, menurut Ibu Ketua Kelompok, tidaklah sulit didapat. Apalagi tempat tinggal sekaligus lokasi produksi produk olahan perikanannya merupakan salah satu sentra perikanan penghasil ikan Kendiaq “Ikan-ikannya banyak dari nelayan sini. Tinggal item mana yang penting untuk kita buat sesuai pesanan custoImer. Kalau yang dominan abon misalnya, ya kita fokusnya banyak di bahan baku buat abon,” jelasnya. Dari bahan baku ini, ia pun bercerita mengenai proses produksi olahan andalan kelompok yaitu  kerupuk Ikan Kendiaq  Cukup sederhana, imbuhnya, yakni hanya terdiri dari ikan segar kendiaq, bawang putih, merinca, tepung kanji, minyak goreng, penyedap rasa.

Kerupuk berbahan baku Ikan Kendia dari Kampung Kelumpang Kecamatan Mook Manor Bulatn

Yang penting, tegas Ibu Ketua Kelompok, bahan baku ikannya haruslah segar. Sehingga, ketika membeli ikan segar dari para nelayan  pada pagi hari, proses pengolahan pun langsung dimulai pagi itu juga. “Makanya kita selalu mulai produksi pada pagi hari sampai selesai. Selesainya bisa sore atau malam hari,” jelasnya.

Abon ikan dari ikan Kendiaq, hasil olahan dari Kampung Kelumpang Kecamatan Mook Manor Bulatn

Tingkat kesegaran menjadi pertimbangan penting, ia beralasan karena sangat berpengaruh pada kualitas kerupuk kendiaq dan abon kendiaq yang dihasilkan. Terutama dari segi rasa. Jika ikan yang digunakan sudah tidak segar, akan beda rasanya. “Makanya ikan harus selalu segar. Catatan khusus itu,” timpalnya.

Ikan Kendiaq segar hasil tangkapan Nelayan Kampung Kelumpang Kecamatan Mook Manor Bulatn

Setelah dipastikan sudah betul-betul segar, bahan baku ikan dibersihkan dan di kerik. Khususnya kepala dan mata ikan haruslah dibuang karena bisa mengganggu kualitas akhir produk. “Pembusukan ikan dari mata itu lebih cepat, sehingga bisa mengganggu tingkat kesegaran,” ujarnya. Untuk pemesanan kerupuk ikan Kediaq dan Abon Ikan Kendiaq  kelompok ibu ibu POKLASNAR  Kampung Kelumpang bisa menghubungi Ibu Syamsinah CP. 0821 9182 3858 dan Nurma Yunita, S.Pi (Penyuluh Perikanan Dinas Perikanan) CP. 0812 1837 1158S. (Mastuyah/Jack/27/10/2020).

You May Also Like

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *