Seksi Teknologi Budidaya dan Kesehatan Ikan

Kepala Seksi Teknologi Budidaya dan Kesehatan Ikan

Nama : Oktavianus N., S.Pi

Tugas Pokok dan Fungsi
Seksi Teknologi Budidaya dan Kesehatan Ikan

(1) Seksi Teknologi budidaya dan Kesehatan Ikan mempunyai tugas pokok:
a. Melaksanakan sebagian tugas kepala bidang dalam hal melakukan pengumpulan data, identifikasi, analisi, penyiapan bahan perumusan dan pelaksanaan kebijakan, evaluasi serta pelaporan pelaksanaan pengelolaan air dan lahan untuk pembidudayaan ikan, pengelolaan kesehatan ikan dan lingkungan, dan pembinaan mutu pakan ikan dan obat ikan yang digunakan pembudidayaan ikan serta pembinaan cara pembenihan ikan yang baik dan cara pembesaran ikan yang baik, penyediaan benih ikan, calon induk, dan induk ikan yang bermutu, dan pelestarian calon induk, induk dan/atau benih ikan;
b. Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh pimpinan berdasarkan ketentuan peraturan perudang-undagan yang berlaku.

(2) Untuk melaksanakan tugas sebagaimana tersebut pada ayat (1), Sub Bidang Teknologi Budidaya dan Kesehatan Ikan mempunyai fungsi:
a. Pelaksanaan perencanaan, pendataan dan evaluasi Sub Bidang Teknologi Budidaya dan Kesehatan Ikan;
b. Pelaksanaan dalam pengawasan dan pengendalian serta koodinasi pengelolaan air dan lahan untuk pembudidayaan ikan;
c. Pengendalian dan pengelolaan kesehatan ikan dan lingkungan budidaya;
d. Pendampingan dan pembinaan dalam penggunaan mutu pakan dan obat-obatan ikan;
e. Pemberian dukungan bantunan teknis dan sarana dalam mengendalikan kesehatan ikan
f. Penyediaan calon indukan dan induk yang bermutu;
g. Penyediaan benih yang bermutu;
h. Penyediaan dukungan fasilitasi dan sarana penunjang CPIB dan CBIB;
i. Pelaksanaan pembinaan cara pembenihian ikan yang baik dan cara pembesaran ikan yang baik, penyediaan benih ikan, calon induk, dan induk ikan yang bermutu, dan pelestarian calon induk, induk dan/atau benih ikan;
j. Pemberian dukungan fasilitas dan sarana dalam pembinaan pembudidayaan ikan.

(3) Untuk menyelenggarakan fungsi sebagaimana dimaksud pada ayat (2), dijabarkan dalam uraian tugas sebagai berikut:
a. Menyusun rencana kegiatan sub bagian teknologi budidaya dan kesehatan ikan;
b. Melakukan pengawasan dan pengendalian serta koordinasi pengelolaan air dan lahan untuk pembudidayaan ikan;
c. Melakukan pengawasan dan pengendalian kesehatan ikan dan lingkungan budidaya;
d. Melakukan pendampingan dan pembinaan terhadap pembudidayaan ikan mengenai mutu benih dan pkan ikan serta penggunaan obat ikan yang baik dan benar;
e. Menyusun juklak dan jukis standarisasi dan sertifikasi pembenihan;
f. Melaksanakan koordinasi dan pengawasan benih dan mengembangkan sistem informasi benih ikan lintas kabupaten/kota;
g. Melaksanakan monitoring hama dan penyakit ikan serta koodinasi wabah dan wilayah wabah penyakit ikan;
h. Melakukan analisis dan fasilitasi kebutuhan sarana penunjang cara pembenihan ikan baik (CPIB) dan cara budidaya ikan baik (CBIB) serta teknologi kesehatan ikan;
i. Melakukan koordinasi dalam rangka penilaian dan rekomendaso CPIB dan CBIB;
j. Melakukan koordinasi dan pengendalian dengan pihak terkait terhadap wabah hama dan penyakit ikan;
k. Menyusun juknis pengendalian hama dan penyakit ikan;
l. Menyusun tata cara pengadaan, pengadaan, penggunaan dan peredaran serta pengawasan obat ikan, bahan kimia, bahan biolegis dan pakan ikan;
m. Melakukan evaluasi dan monitoring status lingkungan dan melakukan upaya pengendalian lingkungan hidup akuatik;
n. Melaksanakan monitoring, evaluasi dan pelaporan kegiatan Sub Bidang Teknologi Budidaya dan Kesehatan Ikan;
o. Menyelenggarakan penyusunan laporan perbenihan, hama dan penyakit ikan;
p. Melakukan tugas lain yang diberikan oleh pimpinan berdasarkan ketentuan peraturan perudang-undangan yang berlaku.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *