Logo Loader

Danau Bahadaq Menopang Ekonomi Puluhan Keluarga di Kutai Barat

DINAS PERIKANAN 23 Juli 2026 1 bulan yang lalu 2144 kali dibaca
Blog Image
Email :

Sekitar 30 keluarga di Kampung Jelmuq menggantungkan penghasilan pada kegiatan budidaya dan penangkapan ikan di Danau Bahadaq. Potensi perikanan danau ini didukung oleh ketersediaan air sepanjang tahun.

SENDAWAR, DISKAN – Danau Bahadaq menjadi salah satu sumber penghidupan masyarakat Kampung Jelmuq, Kecamatan Tering, Kabupaten Kutai Barat, Kalimantan Timur. Sekitar 30 kepala keluarga memanfaatkan danau tersebut untuk menjalankan usaha perikanan.

Warga melakukan kegiatan budidaya ikan sekaligus menangkap ikan lokal yang hidup di perairan danau. Aktivitas tersebut telah berlangsung selama bertahun-tahun dan menjadi bagian penting dari perekonomian masyarakat setempat.

Jejeran alat perangkap ikan yang dipasang di area danau Bahadaq

Kampung Jelmuq berada di kawasan Daerah Aliran Sungai Mahakam. Selain menggunakan Sungai Mahakam sebagai jalur transportasi, masyarakat memanfaatkan sungai dan danau di sekitarnya sebagai sumber mata pencaharian.

Danau Bahadaq dapat dijangkau dari Kampung Jelmuq dengan waktu perjalanan sekitar 30 menit menggunakan perahu ketinting. Perjalanan menuju danau melewati anak sungai yang terhubung dengan Sungai Mahakam.

Akses tersebut tidak selalu mudah. Ketika permukaan Sungai Mahakam surut, alur anak sungai menjadi sempit. Perahu yang melintas terkadang membentur tepian sungai.

Pengemudi perahu juga harus berhati-hati saat berpapasan dengan perahu dari arah berlawanan. Arus air yang deras pada beberapa bagian jalur dapat memperlambat perjalanan menuju danau.

Kelompok Rukun Abadi menyebutkan sekitar 30 kepala keluarga memanfaatkan Danau Bahadaq sebagai sumber penghasilan. Kondisi perairannya dinilai sesuai untuk pengembangan ikan air tawar, terutama ikan lokal dan ikan patin. Danau Bahadaq merupakan salah satu lokasi penghasil ikan lokal di Kecamatan Tering. Produksi ikan biasanya meningkat pada musim tertentu. Saat kondisi perairan mendukung, ikan lokal dapat ditemukan dalam jumlah melimpah.

Pembudidaya ikan tengah menebarkan benih ikan kedalam keramba di danau Bahadaq

Selain mengandalkan hasil tangkapan, masyarakat juga memelihara ikan patin dan beberapa jenis ikan air tawar lainnya. Kegiatan budidaya membantu warga memperoleh penghasilan ketika hasil tangkapan alami mengalami penurunan.

Ketersediaan air sepanjang tahun menjadi salah satu faktor utama yang mendukung kegiatan perikanan di Danau Bahadaq. Kondisi tersebut memungkinkan masyarakat menjalankan usaha budidaya secara berkelanjutan.

Potensi Danau Bahadaq menunjukkan pentingnya kawasan perairan darat bagi perekonomian masyarakat di sepanjang Sungai Mahakam. Danau ini tidak hanya menyediakan sumber daya ikan, tetapi juga membuka ruang usaha bagi keluarga pembudidaya dan nelayan di Kampung Jelmuq.

Penulis : Jakaria

Foto : Jakaria