SENDAWAR-Dinas Perikanan Kabupaten Kutai Barat melalui kegiatan Pemberdayaan Pembudidaya Ikan Kecil menggelar Pelatihan Pembenihan Ikan Air Tawar pada Selasa, 12 Mei 2026, bertempat di Taman Budaya Sentawar Lamin Tonyoi, Kelurahan Barong Tongkok, Kecamatan Barong Tongkok. Kegiatan ini diikuti oleh 25 peserta yang terdiri dari pembudidaya ikan, peserta umum, serta perwakilan dari Balai Benih Ikan Mentiwan.
Pelatihan ini merupakan bagian dari sub kegiatan pemberian pendampingan, kemudahan akses ilmu pengetahuan, teknologi dan informasi, serta penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan bagi pembudidaya ikan di Kabupaten Kutai Barat. Kegiatan dilaksanakan oleh Dinas Perikanan Kabupaten Kutai Barat dengan menghadirkan narasumber dari Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Mulawarman Samarinda, yakni Isriansyah, S.Pi., M.Si., yang memiliki keahlian di bidang teknologi pembenihan dan budidaya ikan air tawar.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, pembacaan doa, laporan ketua panitia, sambutan, penyampaian materi, praktik lapangan hingga penutupan. Laporan kegiatan disampaikan oleh Kepala Bidang Perikanan Budidaya, Leli, S.Pi., M.Si., sementara sambutan sekaligus pembukaan acara disampaikan oleh Sekretaris Dinas Perikanan Kabupaten Kutai Barat, Jakaria, S.Pi., mewakili Kepala Dinas Perikanan. Dalam penyampaian materinya, narasumber menjelaskan berbagai teknik dan tahapan pembenihan ikan air tawar, khususnya ikan mas. Peserta mendapatkan pengetahuan mengenai pemilihan induk unggul, teknik pemijahan alami, semi alami dan buatan, penggunaan hormon ovaprim, hingga teknik penetasan telur dan pemeliharaan larva. Selain itu, peserta juga diberikan pemahaman tentang manajemen pakan, pemeliharaan calon induk, serta ciri-ciri induk jantan dan betina yang siap dipijahkan.
Tidak hanya teori, kegiatan juga dilanjutkan dengan praktik langsung di Unit Pembenihan Rakyat (UPR) Sumber Sejahtera, Kampung Jaras, Kelurahan Barong Tongkok. Pada sesi praktik, peserta mempelajari cara seleksi induk, pemberokan, pemasangan kakaban, hingga teknik memasukkan induk ke wadah pemijahan. Kegiatan praktik ini diharapkan mampu meningkatkan keterampilan teknis para pembudidaya dalam melakukan pembenihan ikan secara mandiri dan berkelanjutan.
Peserta pelatihan berasal dari berbagai kecamatan di Kabupaten Kutai Barat, di antaranya Kecamatan Damai, Barong Tongkok, Linggang Bigung, Sekolaq Darat, Nyuatan, Siluq Ngurai, serta Balai Benih Ikan Mentiwan. Antusiasme peserta terlihat selama sesi tanya jawab maupun praktik lapangan yang berlangsung interaktif dan edukatif. Melalui kegiatan ini, Dinas Perikanan Kabupaten Kutai Barat berharap para pembudidaya ikan dapat meningkatkan kemampuan dan pengetahuan di bidang pembenihan ikan air tawar sehingga mampu mendukung peningkatan produksi perikanan budidaya daerah. Kegiatan ditutup dengan pelaksanaan post test, penyampaian kesan dan pesan peserta, serta evaluasi oleh Kepala Bidang Perikanan Budidaya.