Sendawar – Dinas Perikanan Kabupaten Kutai Barat melaksanakan pemeriksaan sekaligus serah terima bantuan sarana pembudidayaan ikan berupa 30.000 ekor benih ikan dan 9.400 kilogram pakan kepada sejumlah kelompok pembudidaya ikan di Kecamatan Penyinggahan, Melak, dan Sekolaq Darat. Kegiatan ini dilaksanakan melalui Kegiatan Pengelolaan Pembudidayaan Ikan, pada Sub Kegiatan Penjaminan Ketersediaan Sarana Pembudidayaan Ikan dalam 1 (Satu) Daerah Kabupaten/Kota. Bantuan tersebut disalurkan kepada beberapa kelompok pembudidaya ikan, antara lain Pokdakan Berkat Hikmah dan Pokdakan Berkat Madinah di Kampung Penyinggahan Ilir, Kecamatan Penyinggahan; Pokdakan Teruskan Dua di Kelurahan Melak Ulu dan Pokdakan Nila Berjaya di Kelurahan Melak Ilir, Kecamatan Melak; serta Pokdakan Anugerah Mulyo di Kampung Srimulyo, Kecamatan Sekolaq Darat.
Foto penyerahan bantuan kepada Pokdakan di Kampung Penyinggahan Ilir Kecamatan Penyinggahan
Proses penyerahan bantuan dihadiri oleh masing-masing kelompok penerima, jajaran Dinas Perikanan, serta pihak penyedia. Sebelum dilakukan serah terima, terlebih dahulu dilaksanakan pemeriksaan barang untuk memastikan kesesuaian jumlah dan kondisi bantuan. Selanjutnya dilakukan pembacaan berita acara serta perjanjian para pihak yang memuat hak dan kewajiban penerima bantuan.
Kepala Dinas Perikanan Kutai Barat, Leonard Yudiarto, melalui Sekretaris Dinas Perikanan, Jakaria, berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal oleh kelompok penerima. Ia juga menekankan pentingnya pencatatan selama proses budidaya berlangsung.
Foto penyerahan bantuan kepada Pokdakan di Kelurahan Melak Ilir Kecamatan Melak
“Saya berharap bantuan ini
dapat dikelola dengan baik. Lakukan pencatatan seperti perkembangan ikan,
kondisi air, serta penggunaan pakan selama proses budidaya, sehingga dapat
menjadi bahan evaluasi pada siklus budidaya berikutnya,” ujar Jakaria.
Menurutnya, kegiatan ini bertujuan untuk memastikan bantuan sarana budidaya ikan diterima secara langsung oleh kelompok pembudidaya di Kecamatan Penyinggahan, Melak, dan Sekolaq Darat. Selain itu, bantuan tersebut diharapkan mampu mendukung peningkatan produksi ikan masyarakat.

Dengan adanya dukungan sarana
produksi berupa benih dan pakan, kelompok pembudidaya diharapkan dapat
menjalankan usaha budidaya secara lebih ringan, produktif, dan berkelanjutan.
Bantuan ini juga diharapkan mampu meningkatkan keuntungan pembudidaya karena
sebagian biaya produksi telah difasilitasi oleh pemerintah.
Salah satu penerima bantuan,
Siska, menyambut baik program tersebut. Ia mengaku bantuan benih dan pakan
sangat membantu pembudidaya, terutama di tengah meningkatnya harga kebutuhan
produksi.
“Kami sungguh berterima kasih
kepada pemerintah. Apalagi dengan kondisi harga yang merangkak naik, bantuan
ini sangat meringankan kami dalam penyediaan benih dan pakan,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, Dinas Perikanan Kutai Barat berharap kelompok pembudidaya ikan dapat terus berkembang, menerapkan kaidah budidaya yang baik, serta mampu meningkatkan hasil produksi perikanan di daerah.
Foto: Dinas Perikanan