BARONG TONGKOK – Dinas Perikanan Kabupaten Kutai Barat bersama Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Mahakam Ulu kembali memperkuat kolaborasi dalam pengembangan sektor perikanan melalui Pelatihan Budidaya Perikanan Sistem Bioflok yang dilaksanakan pada 5–6 Agustus 2026 di Kabupaten Kutai Barat.
Kegiatan diikuti oleh 15 peserta dari Kabupaten Mahakam Ulu. Pembukaan dan penyampaian materi dilaksanakan pada Rabu, 5 Agustus 2026 di Hotel Loveta, Barong Tongkok. Sementara itu, kegiatan praktik lapangan dilaksanakan pada Kamis, 6 Agustus 2026 di Litak Aquaculture, Kampung Melapeh, Kecamatan Linggang Bigung.
Acara pembukaan diawali dengan laporan Ketua Panitia Penyelenggara, Boy Azhary. Selanjutnya, sambutan Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Kutai Barat, Leonard Yudiarto, disampaikan oleh Sekretaris Dinas Perikanan Kabupaten Kutai Barat, Jakaria. Kegiatan secara resmi dibuka oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Mahakam Ulu, Engelbertus Ibrahim, S.E., M.Si.
Foto : Pembacaan kata sambutan Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Kutaqi Barat yang dibacakan oleh Sekretaris Dinas Perikanan Jakaria
Dalam sambutannya, Jakaria menyampaikan bahwa Dinas Perikanan Kabupaten Kutai Barat menyambut baik kepercayaan Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu yang kembali menjadikan Kutai Barat sebagai tempat pelaksanaan peningkatan kapasitas sumber daya manusia di bidang perikanan.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat komunikasi, koordinasi, dan pertukaran pengalaman antara kedua daerah dalam pengembangan sektor perikanan dan ketahanan pangan.
Dinas Perikanan Kabupaten Kutai Barat memberikan dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan melalui fasilitasi tempat, sarana praktik, pendampingan, serta informasi teknis yang diperlukan selama pelatihan.
Pelatihan menghadirkan Ferdinandus Luki, pemilik Litak Aquaculture, sebagai narasumber sekaligus instruktur. Pada hari pertama, peserta memperoleh materi mengenai prinsip dan penerapan budidaya perikanan sistem bioflok. Pembelajaran kemudian dilanjutkan dengan praktik langsung di Litak Aquaculture pada hari kedua.
Melalui praktik lapangan, peserta dapat melihat secara langsung penerapan sistem bioflok, termasuk pengelolaan kolam, kualitas air, pemberian pakan, dan pemeliharaan ikan. Pendekatan teori dan praktik tersebut diharapkan mampu meningkatkan pemahaman peserta sehingga pengetahuan yang diperoleh dapat disesuaikan dengan kondisi dan potensi perikanan di Kabupaten Mahakam Ulu.
Pelatihan tahun 2026 merupakan kegiatan pelatihan perikanan yang ketiga dalam rangkaian kerja sama dan peningkatan kapasitas di bidang perikanan. Sebelumnya, Pelatihan Perikanan telah dilaksanakan di Long Apari pada tahun 2023 dengan narasumber Kepala BBI Ikan Mentiwan, Teysen Fernades, S.Pi. Kemudian pada tahun 2024 dilaksanakan Pelatihan Perikanan Sistem Bioflok di Hotel Sidodadi.
Keberlanjutan kegiatan tersebut menunjukkan pentingnya sinergi antardaerah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan mengembangkan teknologi budidaya perikanan yang sesuai dengan karakteristik wilayah.
Dinas Perikanan Kabupaten Kutai Barat berharap kerja sama dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Mahakam Ulu dapat terus dikembangkan melalui kegiatan peningkatan kapasitas, pertukaran pengetahuan, pendampingan teknis, dan berbagai program pengembangan perikanan lainnya.
Kolaborasi tersebut diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi pengembangan perikanan budidaya di kedua daerah, sekaligus mendukung peningkatan produktivitas, ketahanan pangan, dan kesejahteraan masyarakat pembudidaya ikan.
Penulis : Jakaria
Foto : Windo Namitra