Logo Loader

Tingkatkan Kualitas Pembenihan Ikan, Dinas Perikanan Kutai Barat Gelar Pelatihan Potensi Pakan Alami untuk Larva Ikan

DINAS PERIKANAN 14 Juli 2026 3 minggu yang lalu 3270 kali dibaca
Blog Image
Email :

Sendawar, Dinas Perikanan Kabupaten Kutai Barat menggelar Pelatihan Potensi Pakan Alami untuk Larva Ikan sebagai upaya meningkatkan kapasitas pembenih dan pembudidaya ikan dalam mendukung pengembangan sektor perikanan budidaya di daerah. Kegiatan yang dilaksanakan pada Senin (13/7), bertempat di Hotel Nicci secara resmi oleh Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Kutai Barat, yang diwakili oleh Sekretaris Dinas Perikanan Kabupaten Kutai Barat, Jakaria.

Peserta pelatihan tengah menyayikan lagu Kebangsaan Indonesia Raya saat acara pembukaan

Pelatihan ini diikuti oleh sebanyak 25 peserta yang terdiri dari pembenih ikan, pembudidaya, penyuluh perikanan, serta pihak-pihak yang berkaitan dengan pengembangan usaha perikanan budidaya. Kegiatan dilaksanakan dengan metode pembelajaran berupa penyampaian materi dan praktik langsung, sehingga peserta tidak hanya memperoleh pemahaman secara teori, tetapi juga memiliki keterampilan teknis dalam penerapan pakan alami untuk mendukung keberhasilan pemeliharaan larva ikan.

Dalam kegiatan tersebut, Dinas Perikanan Kabupaten Kutai Barat menghadirkan narasumber dari Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Mulawarman, yaitu Dr. Ir. Komsanah Sukarti, M.P. dan Maulina Agriandani, S. Pi., M.Si. Kedua narasumber memberikan pembekalan terkait potensi dan pemanfaatan pakan alami, meliputi pengenalan jenis pakan, teknik budidaya, metode pemeliharaan, hingga pemberian pakan yang sesuai dengan kebutuhan perkembangan larva ikan.

Pemaparan materi oleh narasumber dari Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Mulawarman

Dalam sambutan pembukaan kegiatan, Jakaria menyampaikan bahwa keberhasilan usaha budidaya ikan sangat ditentukan oleh tahap pembenihan, terutama pada fase larva. Pada masa tersebut, larva ikan membutuhkan pakan dengan ukuran yang sesuai dengan bukaan mulut, mudah dicerna, serta memiliki kandungan nutrisi yang lengkap. Ketersediaan pakan yang tepat menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan tingkat kelangsungan hidup larva hingga menghasilkan benih ikan berkualitas.

Menurutnya, salah satu tantangan yang masih dihadapi pembenih ikan di Kabupaten Kutai Barat adalah tingkat kelangsungan hidup larva yang masih relatif rendah, khususnya pada umur 12 hingga 30 hari. Kondisi tersebut berdampak terhadap produksi benih ikan lokal yang belum sepenuhnya mampu memenuhi kebutuhan pembudidaya, sehingga sebagian kebutuhan benih masih harus didatangkan dari luar daerah. Hal tersebut menyebabkan peningkatan biaya transportasi serta adanya risiko penurunan kualitas benih selama proses pengangkutan.

Salah satu penyebab permasalahan tersebut adalah masih terbatasnya pengetahuan dan keterampilan pembenih dalam menyediakan serta memanfaatkan pakan alami sebagai sumber makanan utama larva ikan. Padahal, berbagai jenis pakan alami seperti fitoplankton, zooplankton, rotifera, Moina, Daphnia, dan Artemia memiliki kandungan nutrisi yang baik untuk menunjang pertumbuhan dan meningkatkan tingkat kelangsungan hidup larva ikan.

Melalui pelatihan ini, peserta diberikan pemahaman mengenai teknik penyediaan dan pengelolaan pakan alami, termasuk proses budidaya, pemeliharaan, serta penerapan pemberian pakan berdasarkan perkembangan larva ikan. Metode pembelajaran yang menggabungkan teori dan praktik diharapkan mampu memberikan pengalaman langsung kepada peserta sehingga ilmu yang diperoleh dapat diterapkan dalam kegiatan pembenihan di lapangan.

Para peserta sedang menimak penjelasan narasumber saat melakukan kegiatan praktek

Jakaria berharap kegiatan ini tidak hanya meningkatkan pengetahuan peserta selama pelatihan, tetapi juga mampu mendorong perubahan dalam pengelolaan usaha pembenihan ikan. Dengan meningkatnya kompetensi pembenih lokal, produksi benih ikan di Kabupaten Kutai Barat diharapkan semakin meningkat, kualitas benih semakin baik, serta kebutuhan pembudidaya dapat dipenuhi secara mandiri dari daerah sendiri.

Pada kesempatan tersebut, Dinas Perikanan Kabupaten Kutai Barat menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, narasumber, penyuluh perikanan, dan pihak-pihak yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan. Pelatihan Potensi Pakan Alami untuk Larva Ikan diharapkan menjadi salah satu langkah nyata dalam memperkuat sektor perikanan budidaya dan mewujudkan pembenihan ikan yang mandiri serta berkelanjutan di Kabupaten Kutai Barat.

Penulis : Jakaria

Foto : Novan & Bernadus Niko